Lagi lagi xbox 360 mendapat JRPG yang mengecewakan.
Magna Carta 2 dulu kabarnya akan terbit di PC dan xbox 360 tetapi entah mengapa sekarang menjadi JRPG (KRPG?) eksklusif xbox 360. MC2 menceritakan sebuah pemuda hilang ingatan bernama Juto yang berada di dunia yang telah hancur karena peperangan.
Gameplay
Kalau kamu pernah main .hack//G.U. dan Star Ocean 3 mungkin akan agak familier dengan permainan battle MC2. Dalam MC2 battle nya aktif secara realtime diman akamu bisa menyerang musuh dan melakukan serangan combo. Selain itu kamu bisa melakukan “chain” serangan dengan tean satu party. Sayangnya sistem battle membuat kamu sulit untuk bertarung solo karena bila terus menyerang kamu akan “overheat” dan karakter yang kamu endalikan nggak bisa menyerang sehingga kamu “dipaksa” untuk menjalankan lebih dari satu karakter dalam party.
Selama overheat, party yang menyerang akan mendapat bonus damage.
Gamplay battle yang aktif tetapi terlalu rumit.
Tetapi meskipn battle nya menyebalkan, MC2 cukup nyaman dimainkan ketika berjalan jalan di area. Karena semua hal penting terlihat jelas di peta dan kamu bisa dengan mudah menampilkan peta overall untuk mengetahui seluruh area.
Dari sisi quest, MC2 memiliki quest yang nggak jelas. Bisa dibilang seperti The Last Remnants.
Gambar
Seperti MC1, desain karakter Magna Carta 2 detail dan indah. Sayangnya kualitas gambar secara keseluruhan bisa dibilang jelek. Paling parah terlihat di daun pepohonan yang tampak pixel dan 2D.
Desain environmentnya sendiri terlihat seperti sebuah game PS2 tetapi disajikan dalam resolusi HD. Tidak ada efek alam yang indah dan dinamis.
Anehnya, sepertinya softmax sengaja menyembunyikan kekurangan detail dengan memberikan DoF yang sangat ekstrim (yang deket blurr banget). Lebih jelasnya bisa dilihat di video ini dalam HD.
[youtube]www.youtube.com/watch?v=lFHcOZbAvLE[/youtube]
Oh yah, CG FMV keren yang kita kenal di Magna Carta 1 tidak disajikan dalam Magna Carta 2. Kita dipaksa menonton cutscene kaku dengan gambar jelek.
Suara
Nggak tahu kenapa (apa karena demo yah?) kualitas suara di MC2 jelek sekali. Kualitas suaranya sangat mirip dengan file HE-AAC MP4 yang di play tanpa SBR.
hmm, ruwet ya?
gampangnya serasa mendengarkan MP3 dengan sample rate 16KHz (normalnya 44KHz).
hmm istilah gampang nya, suaranya mendem :p
Seandainya MC2 tetap jadi dirilis di PC, aku yakin game nya akan jadi jauh lebih baik. Gambar bisa semakin bagus, suara jelas nggak mungkin jelek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar